Infoterviral.com – Senegal Pamer Trofi Afcon Sehingga Skuad nasional Timnas Senegal kembali menjadi sorotan setelah para pemainnya tetap merayakan trofi Piala Afrika di hadapan publik Prancis. Mereka melakukan itu meski Confederation of African Football sudah mengumumkan keputusan berbeda terkait hasil turnamen.
Aksi tersebut berlangsung di Stade de France saat Senegal menjalani laga uji coba melawan Peru.
Senegal Pamer Trofi, Pemain Senegal Tunjukkan Sikap Perlawanan
Para pemain Timnas Senegal mengangkat trofi di depan ribuan pendukung dan menunjukkan sikap tegas di lapangan. Kapten Kalidou Koulibaly memimpin skuad saat mereka melakukan parade kecil.
Edouard Mendy mengangkat trofi tinggi-tinggi dan langsung memancing sorakan keras dari tribun penonton.
Skuad Senegal kemudian berfoto bersama trofi sebagai bentuk penegasan bahwa mereka masih menganggap diri sebagai juara Afrika.
Kontroversi Final AFCON Memanas
Kontroversi muncul dari final dramatis di Rabat. Senegal sempat unggul di pertandingan, namun keputusan VAR memicu protes keras dari pihak mereka.
Pelatih Pape Thiaw kemudian menarik tim keluar lapangan sebagai bentuk protes. Setelah jeda panjang, ia membawa tim kembali ke pertandingan.
Namun, CAF kemudian mengubah hasil pertandingan. Mereka mencatat aksi walk-off Senegal sebagai pengunduran diri dan langsung memberikan kemenangan 3-0 kepada Maroko.
Maroko Resmi Ditetapkan Juara
Timnas Maroko akhirnya menerima status juara setelah keputusan resmi CAF keluar.
CAF menilai aturan pertandingan sudah dilanggar sehingga hasil di lapangan tidak lagi berlaku penuh. Keputusan ini langsung memicu perdebatan besar di dunia sepak bola Afrika.
Senegal Pamer Trofi, Serta Ajukan Banding ke CAS
Federasi Sepak Bola Senegal membawa kasus ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) di Lausanne.
Pihak federasi menolak keputusan CAF dan menuntut gelar dikembalikan kepada Senegal. Mereka juga menegaskan bahwa keputusan tersebut merugikan tim nasional.
Sementara proses hukum berjalan, Senegal tetap menambahkan simbol bintang pada jersey sebagai klaim atas gelar yang masih mereka perjuangkan.
Kesimpulan: Konflik Gelar Masih Panas
Kasus ini belum menemukan akhir. Senegal tetap mempertahankan klaim mereka, sementara CAF mempertahankan keputusan resmi.
Putusan final dari CAS akan menjadi penentu akhir dari kontroversi besar ini.

0 Komentar