Cobaan fisik mulai membatasi menit bermain Lukaku sejak Agustus 2025. Duka mendalam kian menyelimuti ketika sang ayah wafat pada September 2025 di tengah rumitnya proses pemulangan jenazah.
Perselisihan dengan Napoli & Isu Pemboikotan
Selain cobaan personal, hubungan Lukaku dengan manajemen Napoli memburuk secara drastis. Pihak klub melayangkan kritik keras saat Lukaku memutuskan kembali ke Belgia untuk menjalani perawatan medis intensif. Perselisihan semakin memuncak setelah isu kepindahannya diputuskan secara sepihak oleh klub.
Lukaku merasa narasi tentang kebugarannya di Italia telah dipelintir untuk merusak reputasinya.
"Itu adalah tahun terburuk dalam hidup saya. Klaim bahwa saya tidak fit itu tidak benar, mereka menyebarkan isu tersebut di Italia untuk memboikot saya," tegas Romelu Lukaku melansir wawancara dari Het Laatste Nieuws.
Guna memulihkan kondisi psikologis dan ketajamannya di lapangan, striker berusia 33 tahun ini akhirnya memutuskan hengkang dari Serie A dan menerima pinangan klub raksasa Turki, Fenerbahce.
📊 Rekapitulasi Karier & Rencana Masa Depan Lukaku
Berikut adalah fakta serta perincian perjalanan karier dan target masa depan Romelu Lukaku:
| Parameter / Fase | Rincian & Catatan Perjalanan Karier |
| Klub Saat Ini | Fenerbahce (Nilai Transfer €6 Juta + Bonus) |
| Durasi Kontrak | 2 Tahun (Dengan Opsi Perpanjangan) |
| Klub Musim Lalu | Napoli (Serie A Italia) |
| Kondisi Kebugaran | 100% Fit & Siap Tampil Optimal |
| Target Pensiun | Tahun 2030 (Bersama Klub & Timnas Belgia) |
Menatap Babak Baru Bersama Fenerbahce
Lukaku kini telah mencatatkan laga debut resminya bersama Fenerbahce saat bersua Olympique Lyon. Sang juru gedor optimistis dapat memberikan kontribusi maksimal selama dua tahun masa baktinya di Liga Turki.
Ambisi besar Lukaku belum surut, sebab ia menargetkan untuk terus mengawal lini depan Timnas Belgia hingga tahun 2030 mendatang. Kepindahan ke Istanbul menjadi awal panggung pembuktian bagi Lukaku untuk bangkit dari periode terkelam dalam hidupnya! 🇹🇷🇧🇪⚽

0 Komentar